Bagi sebagian besar pelajar Indonesia memandang matematika adalah mata pelajaran yang dianggap sangat sulit. Anggapan tersebut muncul karena para pelajar sudah menjudge bahwa matematika itu sulit dan rumit karena selalu berhubungan dengan angka, rumus dan hitung-menghitung.
Pemikiran awal seseorang yang seperti itu jelas akan memengaruhi terhadap penguasaan matematika seseorang karena sebelumnya sudah ada rasa takut tidak bisa memahami pelajaran matematika dan malas, sehingga tidak ada keinginan untuk mencobanya terlebih dahulu. Berikut adalah 8 tips agar kamu dapat menghilangkan opini bahwa matematika itu menakutkan.
Tips Cara Menumbuhkan Rasa Cinta Pada Matematika
1. Keinginan yang Kuat
Apapun yang akan kamu lakukan harus dimulai dari yang namanya niat. Jika kamu ingin menyukai matematika, niatkanlah dengan sungguh-sungguh bahwa Gua harus suka dan mampu menguasai matematika. Selain itu, kamu juga harus menanamkan sugesti kedalam pikiranmu bahwa hey... mathematic is easy and so fun. Jangan remehkan kekuatan pikiran. Ingatlah bahwa otak merupakan pusat kontrol dari semua aktivitas fisik dan psikis. Jika kamu selalu berpikiran positif, percayalah semestapun akan merestui keinginanmu.
2. Bergaul dengan Orang yang Menyukai Matematika
Lingkungan membawa pengaruh yang cukup besar disini, jika kamu bergaul dengan orang-orang yang sudah menyukai matematika, kamu pun akan terbawa olehnya. Obrolan-obrolan mereka tidak akan jauh dari matematika, sehingga kamu akan terbiasa mendengar, melihat, dan merasakan bagaimana mereka menyukai matematika. Selain itu, kamu juga bisa bertanya mengenai materi yang belum kamu kuasai, dan pastinya gratis dongg. Semakin sering kamu berinteraksi dengan mereka dan matematika, lambat laun kamu akan terbawa terjun kedalam matematika dan mulai menyukai matematika.
3. Belajar Sedikit Tapi Konsisten
Jika kamu belum mampu belajar matematika berjam-jam, its okay, dont be forced. Lakukan sedikit-sedikit tapi konsisten. Kamu bisa memulainya dengan 15 menit per hari. Setelah terbiasa, kamu boleh menaikannya sesuai keinginanmu dan lakukan secara konsisten juga.
4. Nikmati proses
Harus tetap mempelajari dan memahami bidang matematika walaupun kurang menyenangkan. Kamu berada dalam situasi tidak nyaman. Tapi, situasi seperti ini juga yang akan membawamu menjadi sosok yang lebih baik. So, jangan terlalu fokus ke hasil akhirnya akan seperti apa. Bahkan, kamu tidak perlu stuck kelamaan jika memang belum ada improvement. Hal terpenting yang harus kamu lakukan adalah tuntaskan belajarmu secara benar. Cobalah untuk santai dan jalani masa sulit ini.
Perlu diingat bahwa tidak usah memaksakan diri untuk segera keluar dari emosi negatif. Jika semakin dipaksa akan semakin sulit memperoleh kemajuan. Rasakan dan nikmati setiap kesulitan yang kamu hadapi dalam proses tersebut.
5. Memahami Lebih Penting dari pada Menghafal
Belajar matematika tidak hanya cukup dengan menghafal saja, tapi hal yang paling penting adalah memahami. Dengan memahami suatu konsep, kamu akan lebih mengerti mengenai materi yang sedang kamu pelajari. Seperti saat kamu sedang memahami perasaan doi, sehingga kamu tidak akan benci lagi terhadap matematika.
6. Cari Guru Private yang Menyenangkan
Kebencian terhadap pelajaran matematika bisa disebabkan karena tidak suka dengan gurunya, oleh sebab itu mencari guru private yang menyenangkan bisa menjadi solusinya. Akan tetapi cara ini fleksibel sebenarnya, jika kamu belum mampu menyewa guru private yang berbayar sebaiknya kamu cari yang gratisan, wkwkwk. Kamu bisa tanya kepada teman atau kakak tingkat yang bisa menerangkan matematika.
Biasanya orang-orang ini suka berkecimbung di organisasi, kamu bisa cari mereka disana. Kalau perlu pun kamu juga ikut gabung dengan organisasi yang di ikutinya, biar kamu tambah akrab dan tidak canggung ketika bertanya seputar matematika. So, kamu bisa tanya sepuasnya kepada mereka.
7. Berpikir Bahwa Matematika itu Penting
Agar kamu semangat dalam mempelajari matematika, kamu harus selalu berpikir bahwa matematika itu sangat berguna dalam kehidupan ini, jika kamu tidak mampu menguasainya maka kamu akan tergonjang-ganjing oleh keganasan zaman. Kamu gak mau kan? Makanya kamu harus bisa. So, kamu akan selalu berusaha untuk meyukai, mepelajari, dan menguasai matematika. Ibu-ibu di pasar saja bisa matematika masa kamu enggak?
8. Berdoa dengan Tulus
Hal terakhir adalah berdoa. Ini bagian yang paling mendukung. Ketika sudah berusaha dengan sungguh-sungguh jangan lupa untuk meminta kepada Sang Khalik. Perlu kamu ingat bahwa doa yang tidak disertai usaha sama saja berbohong dan usaha tanpa doa sama saja sombong alias besar kepala. So, dont forget it.
Setelah kamu berhasil menyelesaikan persoalan dengan benar, berilah penghargaan atas dirimu sendiri. Cukup reward sederhana untuk dirimu sendiri agar semangatmu pun kian meningkat.
Selamat mencoba :).



0 Komentar